NPM : 13210709
Kelas : 3ea14
Tugas Softskill Bahasa indonesia 2
Hakikat Karangan ilmiah
Karya ilmiah merupakan karya
tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang
dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk memberitahukan sesuatu hal
secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Karya ilmiah biasanya ditulis
untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran
tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Maka sudah selayaknyalah,
jika tulisan ilmiah sering mengangkat tema seputar hal-hal yang baru (aktual)
dan belum pernah ditulis orang lain. Jikapun, tulisan tersebut sudah pernah
ditulis dengan tema yang sama, tujuannya adalah sebagai upaya pengembangan dari
tema terdahulu. Disebut juga dengan penelitian lanjutan.
Ciri-ciri Hakikat Karangan Ilmiah
1. Struktur Sajian
Ciri-ciri Hakikat Karangan Ilmiah
1. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya
terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan
bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti
merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa
bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta
rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan
jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti,
penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal
mempersyaratkan adanya abstrak.
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang
disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal dengan banyak menggunakan bentuk pasif tanpa
menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa
baku yang tercermin dari pilihan kata atau istilah, dan kalimat-kalimat
yang efektif dengan struktur yang baku.
Tahapan Penulisan Ilmiah
Bab I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bagian
ini berisikan uraian/penjelasan yang berkaitan dengan fenomena-fenomena atau
alasan-alasan yang mendasari peneliti memilih atau tertarik untuk meneliti tema
yang ditulis.
1.2 Rumusan dan Batasan Masalah
Atas
dasar latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, pada bagian ini
peneliti mulai mengidentifikasi, membatasi dan selanjutnya merumuskan masalah yang
hendak diteliti. Setelah rumusan masalah ada, peneliti dapat menterjemahkan
rumusan masalah tersebut dalam bentuk kalimat pertanyaan penelitian.
1.3 Tujuan Penelitian
Bagian
berisi tujuan penelitian yang hendak dicapai, dan hal ini seharusnya mengacu
kepada rumusan dan pertanyaan penelitian yang telah dibuat sebelumnya. Dapat
dikatakan, bahwa tujuan penelitian adalah perubahan kalimat pertanyaan menjadi
kalimat pernyataan.
1.4 Manfaat Penelitian
Sub
bab manfaat penelitian berisikan manfaat penelitian yang dapat diperoleh dari
penelitian yang akan dilakukan peneliti tersebut.
1.5 Metode Penelitian
Bagian
berisikan tentang bagaimana secara ilmiah, penelitian akan dilakukan. Poin-poin
penting dalam bagian ini adalah :
1.5.1 Objek Penelitian
Menjelaskan
‘profil singkat’ seperti nama, tempat, dan atribut lain dari objek yang akan diteliti.
1.5.2 Data/Variabel
Menjelaskan
data atau variabel-variabel yang akan digunakan dalam penelitian Dalam
bagian ini
dapat dijelaskan nama variabel, jenis variabel, sampai dengan simbol/notasi
variabel yang akan
digunakan.
1.5.3 Metode Pengumpulan Data/Variabel
Menjelaskan
cara-cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data/variabel yang
telah
disebutkan di bagian sebelumnya.
1.5.4 Hipotesis
Bagian
ini menjadi optionel, disesuaikan dengan tujuan, jenis penelitian, serta kemampuan
masing-
masing peneliti. Berisikan pernyataan (tentu saja relevan dengan
rumusan dan tujuan penelitian)
yang akan dibuktikan kebenarannya.
1.5.5 Alat Analisis Yang Digunakan
Berisikan
metode kualitatif dan kuantitatif yang akan digunakan peneliti dalam pembahasan
dan
dalam rangka mencapai tujuan penelitian yang telah diterapkan.
Bab II : LANDASAN TEORI
2.1 Kerangka Teori
Bagian ini
berisikan berbagai pengertian dan pemahaman mengenai teori yang benar-benar
relevan dengan topik dan variabel.
2.2 Kajian Penelitian Sejenis
Bagian ini
berisikan kajian peneliti terhadap hasil-hasil penelitian sejenis atau
penelitian yang
memiliki kesamaan topik atau variabel dengan topik atau variabel yang sedang
dan akan
diteliti oleh peneliti.
2.3 Alat Analisis
Bagian
berisi penjelasan rinci (rumus, formulasi, langkah-langkah perhitungan, dsb). Mengenai
berbagai alat analisis deskriptif dan kuantitatif yang akan digunakan dalam analisis
masalah/pembahasan.
Bab III METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian
Menjelaskan
‘profil singkat’ seperti nama, tempat, dan atribut lain dari objek yang akan diteliti.
3.2
Data/Variabel
Menjelaskan
data atau variabel-variabel yang akan digunakan dalam penelitian. Dalam
bagian ini dapat dijelaskan nama variabel, jenis variabel, sampai dengan simbol/notasi
variabel yang akan digunakan.
3.3 Metode Pengumpulan Data/Variabel
Menjelaskan
cara-cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data/variabel yang telah
disebutkan di bagian sebelumnya.
3.4 Hipotesis
Bagian ini
menjadi optionel, disesuaikan dengan tujuan, jenis penelitian, serta kemampuan
masing-masing peneliti. Berisikan pernyataan (tentu saja relevan dengan
rumusan dan tujuan penelitian) yang akan dibuktikan kebenarannya.
3.5 Alat Analisis Yang Digunakan
Berisikan
metode kualitatif dan kuantitatif yang akan digunakan peneliti dalam pembahasan
dan dalam rangka mencapai tujuan penelitian yang telah diterapkan.
Bab IV : PEMBAHASAN
4.1 Data dan Profile Objek Penelitian
Bagian
berisikan data dan profile singkat objek penelitian.
4.2 Hasil Penelitian dan Analisis/Pembahasan
Dalam
bagian ini, peneliti mulai menyajikan data dan hasil penelitian dan mulai menganalisis
secara deskriptif (dengan tabel, grafik, flow, dan sejenisnya) serta mengkombinasikannya
dengan analisis kuantitatif yang telah disebutkan dibagian sub-bab 1.5.5.
4.3 Rangkuman Hasil Penelitian
Berbeda
dengan kesimpulan, bagian ini berisi rangkuman hasil penelitian, yang umumnya dapat
disajikan dalam tabel ringkasan hasil.
Bab V : PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Bagian ini
berisikan kesimpulan dari hasil penelitian peneliti, yang pada prinsipnya merupakan
jawaban dari pertanyaan penelitian yang ada.
5.2 Saran
Isi yang
ada pada bagian ini harus diprioritaskan pada saran terhadap butir-butir kesimpulan
yang ada.
5.3 Keterbatasan Penelitian (optional)
Untuk
beberapa kasus materi penelitian, bagian ini dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai keterbatasan yang ada dalam
penelitian.
NARASUMBER
1. http://anitasw.blogspot.com/2013/04/tugas-softskill-1-hakikat-karangan.html
2. http://suryotripitoyo.blogspot.com/2013/04/b-indonesia-definisi-ciri-ciri-hakikat.html